preloader
 Apa Hubungan Hukum antara Driver, Penumpang, dan Aplikator?

Apa Hubungan Hukum antara Driver, Penumpang, dan Aplikator?

Hubungan Driver Online, Pengguna, dan Aplikator⠀
.⠀
Menurut Soeroso, hubungan hukum adalah hubungan antara dua atau lebih subjek hukum yang secara berhadapan memunculkan hak dan kewajiban para pihak. Salah satu bentuk hub.hukum adalah hub. Kemitraan, hal ini secara umum diatur dalam ps.1338 jo.ps.1320 KUH-Per dan secara khusus diatur dalam ps.1618-ps.1641 KUH-Per. Dimana menyatakan adanya hub.hukum para pihak antara mitra satu dengan mitra lainnya ialah dengan memasukkan suatu “modal” sebagai “seserahan”. Selanjutnya Umar Kasim menyatakan bahwa partnership agreement dapat berbentuk perjanjian bagi hasil, perjanjian keagenan, perjanjian pembayaran (setoran) sejumlah uang trtentu, inti-plasma, sub-kontrak, dll.⠀
.⠀
Bila kita mengambil contoh hub.Kemitraan pada Gojek Indonesia (PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa), hubungan yang terjalin antara pengusaha penyedia aplikasi Gojek dan driver nya adalah setara dimana tidak adanya atasan maupun bawahan. Hal ini dapat kita ketahui dari term and Condition perusahaan tsb, dinyatakan secara eksplisit bahwa mereka adalah perusahaan teknologi yang merupakan sarana untuk memudahkan pencarian atas layanan.⠀
.⠀
Dari itu secara jelas dapat kita ketahui bahwa Gojek bukanlah perusahaan transportasi yang memberikan layanan transportasi, sehingga hub hukum antara Gojek Indonesia sbgai penyedia aplikasi dengan driver ojek sebagai penyedia layanan untuk penumpang adalah bukan hub.kerja namun hub.kemitraan.⠀
.⠀
Lalu bagaimana dengan hub.hukum antara driver ojek (penyedia layanan) dengan penumpang (pengguna layanan / konsumen)?⠀
Berdasarkan UU No.8 th.1999 ttg perlindungan konsumen, “konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat”.⠀
.⠀
Maka berdasarkan UU tsb, hub.hukum antara driver ojek dengan penumpangnya adalah hub.hukum antara penyedia layanan dan pengguna layanan/konsumen. Sehingga baik pengusaha penyedia aplikasi maupun driver ojek wajib melaksanakan hak penumpang sebagai konsumen. 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don’t miss our future update!

We promise, doesn’t spam you!

©2020, LegalHub Indonesia. All Rights Reserved